Selasa, 18 Juni 2013

komunikasi Teori kebutuhan (Need theory)

Teori Kebutuhan ( Need Theory ) 1. Hirarki Kebutuhan Maslow ( Hierarchy of Needs ) Teori ini menyatakan bahwa terdapat 5 hirarki kebutuhan yang dimiliki oleh manusia yang menciptakan motivasi terhadap individu untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Maslow menyusun kebutuhan manusia ke dalam bentuk hirarki dari tingkatan yang paling mendasar hingga ke tingkatan tertinggi. Setelah seseorang memenuhi kebutuhan pada tingkatan paling dasar, maka kebutuhan di tingkatan berikutnya akan menjadi semakin penting, sehingga mampu mengarahkan perilaku seseorang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Teori ini juga menyatakan bahwa setelah terpuaskan, maka kebutuhan tersebut tidak lagi menjadi motivator (Siegel dan Marconi, 1989). Berikut adalah susunan hirarki kebutuhan menurut Teori Maslow: 1. Kebutuhan dasar ( physiological needs ) 2. Kebutuhan akan rasa aman ( safety needs ) 3. Kebutuhan sosial ( social and belongingness needs ) 4. Kebutuhan akan penghargaan ( esteem needs ) 5. Kebutuhan akan aktualisasi diri ( self actualization needs ) Maslow memisahkan kebutuhan tersebut ke dalam urutan-urutan. Kebutuhan dasar dan kebutuhan akan rasa aman berada pada tingkatan bawah. Sedangkan kebutuhan sosial, kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri berada pada tingkatan atas. Pemisahan kebutuhan ini dilakukan berdasarkan dasar pemikiran bahwa kebutuhan di tingkat bawah dipenuhi secara internal, dan kebutuhan pada tingkat atas dipenuhi secara eksternal. Teori kebutuhan Maslow memberikan fokus perhatian pada kebutuhan individual dan meyakini bahwa pemberian dorongan atau motivasi yang sama, belum tentu dapat memuaskan setiap individu. Partisipasi anggaran membutuhkan keikutsertaan lebih banyak manajer dalam proses penyusunannya. Tidak hanya manajer tingkat atas, tetapi juga manajer tingkat menengah dan manajer tingkat bawah. Dengan adanya keterlibatan tersebut, mereka akan merasa lebih dihargai dan merasa bahwa ide-idenya dibutuhkan oleh organisasi. Hal ini sesuai dengan Teori Maslow yang menyatakan bahwa individu memiliki kebutuhan akan aktualisasi diri. Dengan adanya partisipasi dalam penyusunan anggaran, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi melalui penghargaan terhadap ide-ide yang dikemukakan oleh manajer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar